1. Cakupan
Sebaran KK penerima per desa
Luas lingkaran sebanding dengan jumlah KK penerima. Titik diletakkan di tengah wilayah desa. Batas desa dari data bridging BPS dan Kemendagri NTT 2025 semester 2. Sarasedu (Golewa, Ngada) belum punya koordinat.
KK calon dan KK penerima per desa
Satuan KK. Bar abu adalah KK di register calon, bar biru tua adalah KK di register realisasi. Filter kategori rentan hanya berlaku pada KK penerima.
2. Seleksi dan targeting
Dari calon menjadi penerima
Calon dicocokkan ke penerima per desa lewat NIK, nama sama, lalu nama mirip. Penerima di luar daftar calon perlu alasan inklusi yang tercatat.
Persentase penerima di luar daftar calon per desa
3. Inklusi dan kerentanan
KK per kategori rentan
Satu KK bisa masuk lebih dari satu kategori, jadi jumlah kategori tidak sama dengan jumlah KK. Persentase dihitung terhadap KK penerima pada filter yang sama.
Persentase KK per kategori rentan, per desa
Kerusakan rumah per desa
Bila lebih dari satu kategori diisi di register, dipakai yang terberat. Desa dengan satu warna penuh sebaiknya dicek ke lapangan.
4. Ketepatan waktu
Verifikasi sampai distribusi per desa
Angka di ujung garis adalah jumlah hari. Tanggal berasal dari rekap distribusi per desa, bukan per KK.
KK terlayani kumulatif
5. Logistik
Paket rencana dan KK penerima per desa
Paket rencana diambil dari sheet sembako di rekap. Selisih negatif berarti penerima lebih banyak dari paket yang direncanakan.
Estimasi item tersalurkan
Estimasi dari paket Makanan Keluarga dikali isi paket standar. Bukan catatan per item. Satuan item masih TBC, jangan dijumlah lintas item.